KAMPUS BEASISWA STIE KASIH BANGSA UJI COBA HARI KE 2 PEMBELAJARAN OFFLINE

Jum’at 08 Oct 2021 19:00 WIB

Jakarta – Kampus Beasiswa STIE Kasih Bangsa saat ini tengah melaksanakan uji coba hari ke 2 pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Adapun dengan protokol kesehatan, Kami STIE Kasih Bangsa selalu membimbing mahasiswa atau mengingatkan agar selalu patuhi protokol kesehatan Contoh:

 

Sebelum dilakukannya pembelajaran tatap muka Kami melakukan penyemprotan/fogging disinfektan guna mencegang penyebaran virus Covid-19.

seluruh staff Kampus STIE Kasih Bangsa melakukan kegiatan kebersihan lingkungan berupa penyemprotan fogging dan disinfektan di area  Kampus.  pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 dan DBD sebagai bentuk kepedulian Kampus terhadap kondisi saat ini. “Hal tersebut membuktikan bahwa komitmen STIE Kasih Bangsa adalah kemajemukan karena Covid-19, DBD, dan penyakit lainnya dapat menyerang mahasiswa/i  dan Masyarakat sekitaran Kampus. 

Mencuci tangan adalah salah satu tindakan membersihkan tangan dan jari jemari dengan menggunakan air dan sabun (sabun biasa atau antiseptik) ataupun mencuci tangan tidak di air mengalir tetapi dengan cairan berbahan dasar alkohol, agar tangan menjadi bersih, memutus mata rantai kuman, salah satu upaya pencegahan penyakit, berguna pula untuk penurunan tajam angka kematian dari penyakit menular yang saat ini masih terus terjadi yaitu Covid-19.

Beberapa orang masih menganggap bahwa cuci tangan merupakan hal yang sepele dan sering dilupakan, mencuci tangan dengan air saja lebih umum dilakukan, tetapi hal ini terbukti tidak efektif dalam menjaga kesehatan dibandingkan dengan mencuci tangan dengan sabun. Padahal, kebiasaan mencuci tangan adalah awal yang baik untuk mencegah berbagai penyakit. Itu sebabnya, kebiasaan mencuci tangan menjadi hal penting yang harus ditanamkan didalam Lingkungan Kampus.

Sebagai antisipasi penyebaran virus Corona, Staff STIE Kasih Bangsa, Kebon Jeruk Jakarta Barat.  melakukan pengecekan suhu tubuh. Pengecekan berlaku bagi seluruh Mahasiswa, Dosen, bahkan Pihak Keamanan (Security).

Sebelum masuk ke Ruangan Kampus seluruhnya diwajibkan menjalani pemeriksaan dengan termometer. Pengecekan dilakukan ketika Mahasiswa mau masuk ke Ruangan.

Seseorang tidak bisa setiap saat memastikan bahwa diri mereka tidak terjangkit Covid-19. Maka dari itu, seseorang harus memiliki kesadaran untuk menjaga jarak dengan orang lain. Hal tersebut dilakukan penerapan Oleh Pihak Kampus untuk meminimalisasi kemungkinan penularan tanpa disadari.

Hal sebaliknya juga terjadi dengan kemungkinan orang-orang di sekitar kita membawa virus Corona. Kondisi berkerumun atau tidak menjaga jarak tentu menjadi situasi berisiko berpindahnya virus dari satu orang ke orang lainnya.

Maka dari itu, menjaga jarak adalah sikap dasar yang harus seseorang lakukan sebelum menggunakan masker dan mencuci tangan. Menjaga diri kita tetap jauh secara fisik dengan orang lain adalah pilihan sadar yang paling penting dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *